Sering Bugil Didepan Publik, Seorang Diplomat Afsel di China Dipulangkan - Lassy Chiwayo, seorang diplomat konsul jenderal perwakilan Afrika Selatan di Cina, dipulangkan oleh pemerintahnya karena kasus yang sangat memalukan. Lassy Chiwayo dipulangkan karena ulahnya yang kerap bugil di depan umum. Hal ini dilakukan oleh pemeirntah Afrika Selatan setelah mereka mendapatkan laporan dari warga setempat yang mendapati Lassy berkeliaran tanpa busana di dekat kediamannya.
Dua media Afrika Selatan melaporkan diplomat Afsel yang merupakan politisi kawakan ANC dan sempat dipenjara bersama Nelson Mandela di Pulau Robben, dipergoki tengah berkeliaran tanpa busana di dekat kediamannya tiga bulan lalu Lassy Chiwayo, dipulangkan ke Pretoria setelah masa tugasnya di ibu kota bisnis China itu dengan alasan �kesehatan�. The Daily Telegraph mengatakan Chiwayo mengalami masalah mental.
�Dia sering menghilang beberapa hari tanpa jejak dan ditemukan dalam keadaan tanpa busana,� demikian laporan Sunday World.
Kompas melansir bahwa ulah memalukan diplomat Afsel tersebut tak hanya bugil, namun pria yang diduga mengalami gangguan mental itu dikabarkan pernah menyerang Dubes Afsel untuk China, Dr Bheki Langa, dalam sebuah acara diplomat di Beijing.
Selain itu, hubungannya dengan staf kedubes juga kurang baik. Peristiwa memalukan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah Afsel menjamu Presiden China Xi Jinping, dalam perjalanan luar negeri pertamanya untuk menghadiri KTT Kelompok Dagang BRICS.
Namun, Chiwayo (44) membantah kabar soal berkeliaran bugil dan menekankan hubungannya dengan Dubes Afsel di China sangat baik.
Ternyata bukan kali ini saja Chiwayo dililit masalah. Saat menjadi Wali Kota Nelspruit, Chiwayo menghadapi banyak masalah. Dia pernah menjadi sasaran serangan pembakaran yang membuat sebuah mobil mewah Porsche, sepeda motor dengan roda empat, serta harta benda lainnya ludes terbakar.
Chiwayo juga sangat vokal terkait kematian seorang politisi yang diduga dibunuh saat akan mengungkap korupsi pembangunan stadion sepakbola yang akan digunakan di Piala Dunia 2010. Sejak itu, Chiwayo merasa dirinya akan menjadi korban pembunuhan. Akibatnya, Chiwayo pernah dirawat di rumah sakit sebanyak tiga kali diduga akibat stres. | kompas.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar