Rabu, 30 Mei 2012

Foto Foto Gaya Unik Kaum Gothic di Jerman

Tiap tahun, puluhan ribu kaum gothic berkumpul di Leipzig, Jerman. Mereka menghadiri festival "Wave-Gotik-Treffen", yang menampilkan ratusan band beraliran gothic. Bukan hanya musik yang bisa dinikmati dari acara yang dilaksanakan pada 24 hingga 28 Mei 2012 lalu ini, tapi juga gaya unik para kaum gothic.

Warna hitam pastinya mendominasi. Mulai dari busana, aksesori, hingga riasan. Eyeliner hitam nan tebal menghiasi mata para wanita dan pria. Wajah pun ditutupi dengan cat wajah warna putih. Anting-anting tampak menggantung bukan hanya di daun telinga, tapi juga hidung dan bibir. Ada juga yang mengenakan gaun lebar model abad pertengah. Lengkap dengan hiasan kepala, bak pelayan istana.

Gothic merupakan subkultur kontemporer yang lahir di Inggris awal 80-an. Gaya para kaumnya gelap, erotis dan terkadang mengerikan. Pengaruh era Victoria, Elizabeth dan gaya punk sangat kental.

Perpaduan ketiganya menciptakan bukan hanya aliran musik tapi juga aliran gaya yang memengaruhi banyak desainer ternama dunia. Sebut saja Karl Lagerfeld, Alexander McQueen dan John Galliano  pernah membawa koleksi bertema Gothic ke panggung peragaan.

Berikut Foto Foto Gaya Unik Kaum Gothic di Jerman:

Senin, 28 Mei 2012

Heboh Temuan Baru Warga di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sukhoi

Heboh Temuan Baru Warga 
di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sukhoi


Tim evakuasi korban kecelakaan Sukhoi Superjet 100 kembali mendatangi Gunung Salak. Kedatangan mereka untuk menindaklanjuti temuan sejumlah bagian tubuh oleh warga sekitar. Selain itu, warga menemukan sejumlah kartu identitas.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, menjelaskan, bagian tubuh itu ditemukan oleh Duduh Junaedi dan teman-temannya. Duduh adalah warga Kampung Cipari Girang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

"Dilaporkan pada hari Minggu 27 Mei sekitar pukul 9.15 WIB ditemukan beberapa bagian tubuh yang diduga korban penumpang pesawat Sukhoi," kata Martinus saat dihubungi VIVAnews, Selasa 29 Mei 2012.

Selain itu, warga menemukan sejumlah barang diduga milik korban di sekitar lokasi penemuan. "Ditemukan beberapa KTP, SIM, STNK, ID Card, kartu Jamsostek, kunci kontak, dan beberapa kartu nama," jelasnya.

Rinciannya adalah:
1. 1 buah KTP, SIM A, dan SIM C, serta kartu Jamsostek dan NPWP atas nama Herman Sulaji;
2. 1 KTP atas nama Edie Satrio;
3. 1 KTP, SIM C, kartu Jamsostek, ID Card Sriwijaya;
4. ID Card ABPG, foto 4X6, kartu MNC Life, kartu CIU Insurance;
5. Kartu nama dengan berbagai nama;
6. 1 ATM Mandiri, 1 lembar STNK Honda City atas nama Desiyanti Amalia;
7. 1 ID Card dari perusahaan Sukhoi dan 17 kartu nama;
8. ID card demo flight Sukhoi.

"Temuan tersebut baru dilaporkan ke Polsek Cicurug Polres Sukabumi pada Senin 28 Mei pukul 11.00 WIB. Rencana, hari ini tim Badan SAR Nasional beserta tim Polri, TNI, Wanadri, dan masyarakat akan menuju TKP untuk evakuasi," jelasnya.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 mengalami kecelakaan pada 9 Mei 2012 di Gunung Salak. Sebanyak 45 penumpang dan kru menjadi korban. Saat ini, jasad mereka sudah dikebumikan. | vivanews.com

Priscilla Chan, Anak Pengungsi Yang Jadi Istri Miliarder

Priscilla Chan, 
Anak Pengungsi Yang Jadi Istri Miliarder


Priscilla Chan resmi menjadi istri Mark Zuckerberg, miliarder muda pendiri Facebook. Ternyata, kisah hidup sang nyonya Zuckerberg punya banyak sisi menarik. Dia adalah putri dari pasangan pengungsi keturunan China-Vietnam.

Sang ayah yang bernama Dennis Chan tiba di Amerika Serikat bersama keluarga pada tahun 1970-an setelah menghabiskan waktu di kamp pengungsian. Dennis kemudian bisa mengumpulkan cukup banyak uang untuk membuka sebuah restoran China.

Priscilla kecil banyak diasuh oleh neneknya karena sang ibu, Yvonne, juga sibuk bekerja. Sejak kecil, Priscila sudah tampak sebagai anak pandai. Gurunya pun terkejut karena pada usia 13 tahun, dia sudah bertekad masuk ke Harvard University yang sangat bergengsi.

"Dia dibesarkan oleh neneknya yang tidak bisa bahasa Inggris. Sang nenek sangat terhormat dan punya pengaruh besar dalam hidup Priscilla. Orang tuanya bekerja 18 jam per hari di restoran," kata Peter Swanson, mantan guru Priscilla.

"Priscilla bekerja begitu keras dalam pelajaran dan lulus di peringkat tertinggi. Dia kemudian memberiku voucher makan gratis di restoran keluarganya sebagai hadiah," tambah Peter yang detikINET kutip dari DailyMail, Senin (28/5/2012).

Peter mengungkap Priscilla melakukan apapun yang dibutuhkan untuk masuk ke Harvard. Dan akhirnya, ia memang berhasil diterima menjadi mahasiswa salah satu universitas terbaik di dunia itu.

Dilaporkan, keluarga Priscilla berasal dari kota Xuzhou di propinsi Chandong, China. Mereka pertama kali pindah ke Hong Kong sebelum ke Amerika Serikat. Ayahnya dulu tinggal di Vietnam. Mereka disebutkan berstatus sebagai pengungsi, namun tidak dijelaskan apa alasannya.

Priscilla sendiri lahir di Amerika Serikat. Nasib mempertemukannya dengan Zuckerberg semasa kuliah dan akhirnya mereka bersatu menjadi suami istri setelah sembilan tahun pacaran.

Ayah Jupe Tertangkap Polisi Karena Narkoba

Ayah Jupe Tertangkap Polisi Karena Narkoba


Ayah kandung Julia Perez, Angkasa Jaya (AJ) ditangkap oleh polisi karena kasus penyalahgunaan shabu-shabu pada Senin (28/5/2012) kemarin di kawasan Cijantung Jakarta. Penangkapan itu dibenarkan oleh Direktur Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Polisi Arman Depari yang mengungkapkan soal barang bukti yang ditemukan polisi di lokasi tersebut.

�Barang buktinya shabu dan alat isab shabu, bekas dipakai, 0,70 gram dan setelah kita periksa tes urin, mereka positif pemakai,� ujarnya, Senin (28/5/2012) seperti dirilis vivanews.

Julia Perez sendiri rupanya baru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan media. Jupe pun segera memastikannya. Dia tampak terisak ketika mengetahui bahwa yang dimaksud adalah benar sang ayah.

�Pertama dengar saya dari media, dan saya tidak langsung percaya, saya coba cari kebenarannya dan ternyata benar. Papa saya berada di ruang Bareskrim,� ujar Jupe sambil menangis di Kantor Direktorat 4 Narkotika Mabes Polri.

Mantan kekasih Gaston Castano itu benar-benar tak menyangka sang ayah tersangkut kasus narkoba. Yang dia tahu, ayahnya baru saja keluar dari rumah sakit karena menderita penyakit liver, bahkan hampir meninggal karena penyakitnya itu.

�Saya tanya kenapa bisa Papa saya terlibat. Setahu saya Papa baru kemarin alami sakit liver, dan hampir meninggal,� kata Jupe.

Meski Jupe bisa dibilang tak begitu dekat dengan ayahnya, namun Jupe tampak begitu terpukul dengan kasus yang menimpa ayahnya ini. Ia pun berjanji akan terus memberi support pada ayahnya.

Wisata Unik dan Aneh Dari Berbagai Negara

Wisata Unik dan Aneh Dari Berbagai Negara


Berwisata tidak hanya melihat pemandangan indah saja. Negara-negara berikut ini menawarkan wisata aneh yang lain daripada yang lain.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari TimesofIndia:

Wisata bunuh diri di Swiss
Seorang warga Swedia, ludwig Minelli membangun sebuah klinik yang dinamainya Dignitas di Zurich, Swiss. Klinik ini telah membuatnya menjadi jutawan. Namun ternyata klinik ini berbeda dari klinik biasa, karena melayani pasien yang sudah bosan hidup dan ingin bunuh diri. Pemerintah setempat tidak sejalan dengan adanya klinik ini, namun juga tidak melarangnya. Pasalnya, ternyata banyak wisatawan yang datang dari berbagai penjuru dunia datang ke Swiss karena ingin bunuh diri di klinik Dignitas ini.

Beli Sperma di Denmark
Pria Denmark memiliki ciri khusus: tinggi, berambut pirang dan berbahu bidang. Tidak heran banyak wanita yang menginginkan gen pria-pria ini untuk keluarga masa depannya. Karena itulah, sperma pria Denmark sangat laku menjadi komoditas ekspor negara ini. Bank sperma di Denmark sangat terkenal, sebagai bank terbesar di dunia dan menarik banyak wisatawan dari penjuru dunia untuk datang. Bahkan bank sperma Denmark ini telah membuka banyak cabang klinik kesuburan di beberapa negara di dunia.

Tur Genosida di Kamboja
Dalam sejarahnya, Kamboja pernah mengalami tragedi genosida atau pembunuhan massal pada 1970an. Kini, ibukota Kamboja, Phnom Penh memanfaatkan sejarah tersebut untuk menarik wisatawan dengan mengajak mereka mengunjungi situs-situs pembantaian Khmer. Anda bisa melihat museum-museum yang memperlihatkan dinding dengan percikan darah korban yang tewas.

Kisah Mutiarani, Peraih Nilai Ujian Nasional Tertinggi

Kisah Mutiarani, Peraih Nilai Ujian Nasional Tertinggi


Gadis berambut sebahu itu pendiam, tak banyak yang mengenalnya, hingga ujian nasional diumumkan. Mutiarani, nama siswi itu, meraih nilai tertinggi tingkat nasional.

Siswi SMK 2 Semarang meraih total nilai 38,60. Dengan rincian, Bahasa Indonesia nilainya 9,8, Bahasa Inggris 9,8, Matematika 10, dan Kompetensi Akutansi 9,0.

"Saya tidak menduga kalau mendapatkan hasil nilai tertinggi dalam UAN ini. Saya sangat senang karena membuat Ibu bangga," kata Mutiarani dalam perbincangan dengan VIVAnews, Selasa 29 Mei 2012 di Yogyakarta.

Dengan prestasinya itu, Mutiarani berharap bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, kuliah di perguruan tinggi jurusan Akuntansi. Namun, itu tak mudah.

Biaya menjadi ganjalan utama. Ayahnya, Juwarto meninggal dunia tahun 2007 lalu akibat sakit ginjal. Sementara, sang ibu hanya berpenghasilan Rp600 ribu perbulan sebagai penjaga rumah merangkap pembantu rumah tangga. Jumlah rupiah yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara dua kakaknya bekerja di sektor informal, dengan gaji tak seberapa.

"Dangan kondisi keuangan Ibu yang hanya bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga, tidak mungkin saya bisa melanjutkan sekolah biaya dari Ibu. Saya hanya bisa berharap bisa dapat beasiswa," ucapnya.

Mutiarani, mengaku pernah punya angan-angan kuliah di perguruan tinggi ternama mengambil Jurusan Akuntansi, seperti UGM dan UI. Namun, niat itu diurungkannya dengan pertimbangan takut sang Ibu kesepian di rumah pasca ditinggal wafat oleh sang Ayah.

"Jika nanti saya mendapat kesempatan untuk kuliah, saya penginnya di dekat rumah (Semarang) saja supaya tetap dekat dengan Ibu dan kakak saya. Kami berempat saja, saya, Ibu dan dua kakak perempuan saya di rumah sudah sepi, apa lagi kalau hanya bertiga, ibu pasti akan kesepian nanti," tuturnya.

Impian Mutiarani tak muluk-muluk, ia hanya ingin menjadi guru. "Cita-cita saya itu pesan dari almarhum bapak saya yang telah wafat tahun 2007 silam, beliau ingin saya menjadi guru," kata dia, dengan air mata mengambang.

Sutarmi, 58 tahun, ibu Mutiarani mengaku sangat senang dan bangga dengan prestasi putri bungsunya. Walaupun tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi, dirinya tetap berdoaa semoga ada jalan supaya putrinya bisa melanjutkan pendidikannya tersebut.

"Saya sangat senang dan bangga dia berprestasi, tapi untuk melanjutkan kuliah saya tidak punya biaya. Saya hanya bisa berdoa semoga anak saya bisa kuliah," imbuhnya.

Sutarmi, menceritakan, bahwa sejak dibangku SD puterinya selalu berprestasi di sekolah. "Sejak dia SD saya hanya berpesan kepada anak saya supaya semangat belajar," kata dia.

Sementara itu, Supriyanto, Kepala Sekolah SMK 2 Semarang mengatakan, Maharani adalah murid yang pendiam dan tekun belajar kalau disekolah. "Sejak kelas 1 sampai kelas III dia selalu juara kelas, kadang juara 2 dan kadang juara 3," ungkapnya. | vivanews.com