Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Juni 2013

Wow, Jokowi Ikut Jadi Peserta Pada Lomba Lari 10 Kilometer 2013

Wow, Jokowi Ikut Jadi Peserta Pada Lomba Lari 10 Kilometer 2013 - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu peserta lomba lari jalan raya 10 kilometer atau Jakarta International 10K 2013.

Aksi Jokowi menjadi peserta lomba lari tersebut merupakan aksi yang tidak terduga. Sebab, Jokowi dijadwalkan untuk memantau jalannya perlombaan dari tribun yang telah disiapkan oleh panitia acara.

Peluit penanda dimulainya perlombaan ditembakkan oleh Jokowi tepat pada pukul 06.30 WIB dan puluhan ribu peserta segera berlari.

"Selamat pagi seluruh warga Jakarta. Siap berlomba? Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Jakarta International 10K 2013 saya nyatakan dimulai," kata Jokowi sambil menembakkan pistol ke udara di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/6).

Namun, tak lama kemudian, tak disangka-sangka, Jokowi turun dari podium dan bergabung, membaur dengan para peserta Jakarta International 10K 2013.

Aksi Jokowi sontak mengundang riuh rendah dan tepuk tangan dari para penonton. Mereka bersorak-sorak kencang sambil meneriakkan nama Jokowi berulang-ulang, memberi semangat agar gubernur itu berlari lebih cepat.

Jakarta International 10K merupakan salah satu bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-486. Kompetisi atletik ini telah digelar sejak 2004.

Perlombaan lari tersebut diikuti lebih dari 35 ribu peserta, termasuk di antaranya 20 pelari elite internasional. Para peserta akan memperebutkan hadiah uang berjumlah total Rp900 juta.

Lomba lari jalan raya 10 kilometer itu dimulai dan berakhir di Lapangan Silang Monas Barat Daya, Jakarta Pusat. Rute yang ditempuh, yakni melalui Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Soedirman, kemudian berputar di depan Kampus Unika Atmajaya. | inilah.com

Selasa, 28 Mei 2013

Kisah Renungan: Jangan Menilai Seseorang Dari Baju Atau Penampilannya

Kisah Renungan: Jangan Menilai Seseorang Dari Baju Atau Penampilannya - Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

Mereka meminta janji pada Sang sekretaris Universitas dan langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

?Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard?, kata sang pria lembut.
?Beliau hari ini sibuk,? sahut sang Sekretaris cepat.
?Kami akan menunggu,? jawab sang wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak, Sang sekretaris mulai frustrasi dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

?Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,? katanya pada sang Pimpinan Harvard.

Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka, Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

Sang Pemimpin Harvard dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, ?Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?? tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. ?Nyonya,? katanya dengan kasar, ?Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.? ?Oh, bukan,? Sang wanita menjelaskan dengan cepat. ?Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.?

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, ?Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.? Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang.

Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, ?Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?? Suaminya mengangguk.

Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard.

Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

Kita seperti pimpinan Harvard itu, sering silau dengan pakaian dan penampilan, Padahal baju hanya bungkus. Apa yang disembunyikannya kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu memandang rendah, karena baju dan penampilan sering menipu.

Senin, 27 Mei 2013

Foto Foto 32 Anggota DPRD Pengancam Jokowi Akan Disebar

Foto Foto 32 Anggota DPRD Pengancam Jokowi Akan Disebar - Anggota DPRD mengancam pemakzulan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Namun, rupanya masyarakat tidak rela Gubernur yang dipilih oleh warga tersebut diancam.

Beberapa kelompok masyarakat pun balik membalas. Mereka berencana menyebarkan foto-foto 32 orang anggota DPRD yang mendukung pemakzulan Jokowi.

Demikian disampaikan perwakilan Forum Komunikasi Jakarta Baru dan lembaga sosial kemasyarakatan Halo Jakarta saat aksi unjuk rasa mereka di Bundaran HI pada Minggu (26/5/2013) pagi.

"Kami akan menyebarkan foto-foto anggota yang mengancam Jokowi biar rakyat tahu bahwa inilah orang-orang yang tidak prorakyat. Kami yakin rencana pemakzulan hanya karena politisasi, padahal tidak pernah bawa-bawa partai. Jokowi bukan karena partai tapi figur. Jadi hendaknya janganlah kekurangan program KJS dipolitisasi," kata Panji Virgianto, salah seorang anggota Halo Jakarta.

Panji menyatakan, program KJS memang memiliki kelemahan dan DPRD memiliki hak interpelasi. Namun, sebaiknya hak interpelasi dilakukan untuk melakukan koreksi dan memperbaiki, bukannya dipakai untuk mempolitisasi dan mengancam.

"Jangan menilai program itu lemahnya saja, kalau ada kekurangan wajar. Tugas DPRD untuk mengoreksi dan memperbaiki, bukan mempolitisasi. Jadi kami bukan mengancam DPRD, tapi mengingatkan agar mereka menempatkan tugas sesuai fungsinya," jelas Panji.

Adapun 32 orang anggota DPRD DKI yang fotonya akan disebar terdiri dari 20 orang dari Fraksi Partai Demokrat, 2 orang dari Fraksi PAN, 1 orang dari Fraksi Partai Golkar, 5 orang dari Fraksi Partai Hanura, dan 4 orang dari Fraksi PPP.

Seperti diberitakan, mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta mengancam akan mencopot Jokowi karena dianggap kurang mampu menuntaskan masalah kekisruhan sistem pembayaran Kartu Jakarta Sehat.Anggota DPRD akan menggunakan hak interpelasi karena masalah KJS dan 16 rumah sakit yang keberatan mengikuti program tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI dinilai terlalu terburu-buru dalam memberlakukan KJS yang sistemnya belum matang. Apalagi, peluncuran KJS tidak tertulis dalam anggaran tahun 2012 saat KJS diluncurkan. | kompas.com

Sabtu, 25 Mei 2013

Soekarno Akan Menangis Tahu Kekayaan Papua Habis Dikeruk Amerika

Soekarno Akan Menangis Tahu Kekayaan Papua Habis Dikeruk Amerika - Presiden Soekarno tahu kapitalisme pertambangan akan menerkam Indonesia bulat-bulat. Maka sejak awal Soekarno tak mau ada pemodal asing berkuasa. Dia menolak saat para pengusaha Amerika Serikat hendak membuka usaha tambang di Papua.

Tahun 1961, Soekarno berpendapat baru 20 tahun kemudian pemerintah bisa mengeluarkan izin perusahaan tambang asing beroperasi. Berarti sekitar tahun 1981. Saat itu Soekarno yakin Indonesia sudah memiliki ahli-ahli pertambangan sendiri sehingga tak hanya jadi jongos, tetapi bisa menjadi rekan. Para pengusaha asing pun tak bisa mengeruk kekayaan alam seenaknya.

Menurut sejarawan Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi menuturkan sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia.

Soeharto yang mendukung pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu.

"Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu," kata Asvi saat dihubungi merdeka.com.

Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport diterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis pada awal November 1965, Langbourne Williams, ketua dewan direktur Freeport, menghubungi direktur Freeport, Forbes Wilson.

Williams menanyakan apakah Freeport sudah siap melakukan eksploitasi di Papua. Wilson hampir tidak percaya mendengar pertanyaan itu. Dia berpikir Freeport akan sulit mendapatkan izin karena Soekarno masih berkuasa.

Kekuasaan Soekarno berakhir setelah peristiwa 30 September. Jenderal Soeharto memulai rezim baru. Setelah dilantik, Soeharto segera meneken pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 1967. Freepot menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.

Sejak itulah Freeport mengeruk kekayaan alam Papua.
Freeport Indonesia telah menjual 915.000 ons atau setara 28,6 ton emas dan 716 juta pon (358 ribu ton) tembaga dari tambang Grasberg di Papua. Hasil penjualan emas itu menyumbang 91 persen penjualan emas perusahaan induknya.

Berdasarkan laporan keuangan Freeport McMoran, total penjualan emas Freeport sebanyak 1,01 juta ons (31,6 ton) emas dan 3,6 miliar pon ( 1,8 juta ton) tembaga. Penjualan tembaga asal Indonesia menyumbang seperlima penjualan komoditas sejenis bagi perusahaan induknya.

Laba Freeport naik sekitar 16 persen pada kuartal keempat tahun lalu menjadi USD 743 juta (Rp 7,2 triliun). Total pendapatan juga meningkat menjadi USD 4,51 miliar dari USD 4,16 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Ironisnya, Freeport hanya memberikan royalti satu persen dari hasil penjualan emas dan 3,75 persen masing-masing untuk tembaga dan perak. Kewajiban terbilang sangat rendah dibanding keuntungan diperoleh Freeport.

Kontrak Karya Freeport Indonesia di tambang Garsberg akan habis pada 2021. Freeport mendapat kesempatan memperpanjang kontrak dua kali 10 tahun setelah durasi kontrak pertama, 30 tahun, berakhir. Freeport mendapatkan hak kelola tambang di Mimika pada 1991. Akankah dengan renegoisasi Indonesia akan mendapat sesuatu yang lebih?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik terang-terangan menyebut Freeport masih enggan membahas renegosiasi kontrak bagi hasil tambang. Pemerintah Indonesia seolah tak berkutik diatur Freeport.

"Renegosiasi itu sulit, diucapkan saja sulit, apalagi mengerjakan. Tapi kita berjalan terus dengan Freeport, Newmont, Vale, dan tambang-tambang lain," ujar Jero saat jumpa pers di kantornya, Rabu (22/5).

Hebatnya Freeport, mereka juga bisa menolak permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan mengirim menteri ESDM dan menakertarns mengusut lokasi longsor tambang yang menewaskan 28 pekerja. Entah kenapa SBY menurut saja ketika Freeport menolak dua pejabat itu.

"Semula menteri ESDM, Tenaga Kerja akan berangkat ke lokasi. Tapi permintaan dari Freeport di Tembagapura, sementara mereka ingin fokus, konsentrasi untuk jalankan tugas. Dan memohon kepada Jakarta agar kehadiran pejabat dari Jakarta menunggu beberapa saat sampai situasinya tepat," kata SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/5).

Luar biasa, menolak permintaan presiden saja Freeport berani.

Kalau Soekarno melihat kekayaan alam dikeruk luar biasa, pejabat Indonesia dilecehkan oleh Amerika Serikat dan kapitalisme mengoyak Papua, pasti Soekarno akan menangis. | titajaya.blogspot.com

Selasa, 21 Mei 2013

Cerita Abu Nawas Melawan 10 Wahabi [Muslim Baca Ini]

Cerita Abu Nawas Melawan 10 Wahabi

Wahabi 1 : Jangan melakukan suatu ibadah yang tidak ada contoh dari Rasulullah Saw...!
Abu Nawas : Kalo gitu mulai sekarang anda jangan dengarkan kutbah jum'at yang menggunakan Bahasa Indonesia...

Wahabi 2 : Semua amalan itu tertolak tidak jika tidak ada contohnya dari Rasulullah Saw...!
Abu Nawas : Kalo gitu mulai sekarang anda jangan lakukan shalat tarawih sebulan penuh di mesjid...

Wahabi 3 : Islam itu sudah sempurna nggak perlu di tambah-tambah lagi...!
Abu Nawas : Kalo gitu nggak usah banyak omong, Islam kan sudah sempurna nggak perlu lagi di tambah-tambah ajaran aneh wahabi, yang tidak pernah ada nash larangannya jangan anda haramkan...

Wahabi 4 : Kubah kuburan wali harus di rubuhkan karena berpotensi syirik di sembah-sembah...!
Abu Nawas : Kenapa hanya kubah kuburan saja yg di rubuhkan, sekalian saja tebang semua pohon didunia, ratakan semua gunung, goa, laut, semuanya juga berpotensi syirik...

Wahabi 5 : Tassawuf itu ajaran baru karena tidak ada riwayat Rasulullah Saw pernah menyebut sufi...!
Abu Nawas : kalau gitu tidak usah belajar hadits karena Rasulullah Saw pun tidak pernah menyebut istilah muhaddits, shahih, dhoif dan sebagainya...

Wahabi 6 : Jangan percaya kepada ulama percayalah kepada Rasulullah saja, ulama tidak ada yg maksum yg maksum hanya Rasulullah Saw...!
Abu Nawas : Kalau begitu anda tidak usah pakai hadits karena semua hadits di riwayatkan oleh para ulama, semua kitab juga di tulis Ulama karena Rasulullah Saw tidak pernah menulis kitab apapun...

Wahabi 7 : Maulid itu bid'ah tidak boleh di lakukan, tidak ada contohnya dari Rasulullah...!
Abu Nawas : Kalau gitu jika besok anak anda lahir anda tidak boleh tersenyum, gembira, mengucapkan alhamdulillah, dll karena itu juga merupakan bagian dari perayaan kelahiran...

Wahabi 8 : Indonesia ini negara thaghut...!
Abu Nawas : Kalau gitu anda tinggalkan Indonesia sekarang juga

Wahabi 9 : Aqidah Asy'ariyyah itu sesat...!
Abu Nawas : Kalau gitu tidak usah pakai kitab Ibnu Hajar Al Asqalani, kitab imam nawawi, dan lain-lain mereka semua Asy'ariyyah...

Wahabi 10 : Imam Syafii itu tidak maksum...!
Abu Nawas : Apa lagi anda...

Wahabi 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 : dasar ahlul bid'ah..bid'ah bid'ah bid'ah.....!!!!!
Abu Nawas : Yang suka teriak sate sate sate biasanya tukang sate, yang suka teriak bakso bakso bakso biasanya tukang bakso, yang suka teriak siomay siomay siomay biasanya tukang siomay.. berarti yang suka teriak bid'ah bid'ah bid'ah adalah....???

Ke 10 wahabi pun terdiam kebingungan tidak tahu harus bicara apa lagi...

Hahahahaha.....


Sabtu, 18 Mei 2013

Presiden Soeharto, Sosok Yang Dibenci dan Dicaci Tapi Dirindukan

Presiden Soeharto, Sosok Yang Dibenci dan Dicaci Tapi Dirindukan - 15 Tahun sudah reformasi digulirkan sejak Presiden Soeharto digulingkan oleh rangkaian demonstrasi mahasiswa dan rakyat. Krisis ekonomi tahun 1998 salah satu pemicu utama Soeharto lengser selain kemuakan atas rezim represif yang berkuasa selama 32 tahun.

Bagi yang membencinya, Soeharto adalah penjahat kemanusiaan, pelanggar HAM, pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme yang menggurita. Di zaman Soeharto , kebebasan berekspresi dan berpendapat dibungkam. Kalangan aktivis pro demokrasi tentu yang paling merasakan.

Budiman Sudjatmiko misalnya. Anggota DPR dari PDI Perjuangan ini kenyang merasakan tekanan aparat keamanan semasa dirinya menjadi Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD). Dicap komunis dan dituduh makar sebagai buntut dari bentrok penyerangan markas PDI pada 27 Juli 1996, Budiman divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan hukuman penjara 13 tahun tapi kemudian mendapat grasi dari Presiden BJ Habibie saat reformasi. Grasi itu ditolak oleh Budiman dkk. Mereka baru mau keluar dari penjara pada pada 10 Desember 1999 setelah Presiden Gus Dur memberikan amnesti.

Dalam sebuah komentarnya yang pernah dikutip media massa, Budiman Sudjatmiko menegaskan sikapnya soal Soeharto . "Semua yang bicara soal pemaafan terhadap Soeharto tidak memiliki hak moral untuk menyatakan hal tersebut. Yang berhak memberikan maaf kepada Soeharto adalah para korban yang kehilangan harga diri."

Demikian juga dengan Adian Napitupulu, mantan Ketua Forum Kota atau Forum Komunitas Mahasiswa Se-Jabotabek yang menjadi pentolan demonstran mahasiswa tahun 1998 menilai Soeharto tidak layak dimaafkan. Apalagi sampai diberi gelar pahlawan.

Aktivis yang juga Ketua Umum Partai Buruh Muchtar Pakpahan juga pernah mengatakan, saat ini rakyat perlu diberikan penjelasan bahwa ekonomi yang terpuruk selama ini merupakan hasil dari tindakan Soeharto yang diteruskan oleh para kroninya.

Sedangkan Ratna Sarumpaet, seniman dan aktivis yang pernah diburu aparat keamanan di era Soeharto karena membuat karya seni tentang DOM di Aceh, Marsinah dan G 30 S PKI menilai, semasa memimpin, Soeharto telah melakukan kejahatan kemanusiaan, kejahatan ekonomi dan kejahatan politik yang luar biasa.

Usman Hamid, mantan koordinator Kontras pun menilai, banyak kasus yang terjadi di masa pemerintahan Soeharto yang tidak bisa diselesaikan sampai sekarang. Misalnya kasus pembantaian selama tahun 1965 sampai 1970, penembakan misterius, kerusuhan Timor Timur, masalah Daerah Operasi Militer di Aceh, pelanggaran HAM di Papua, pembunuhan dukun santet, kasus Talangsari, kasus Marsinah, kasus TSS, sampai penculikan aktivis.

Namun belakangan, mulai muncul suara-suara yang mengkritisi reformasi. Perubahan rezim tidak menghasilkan perubahan kehidupan yang lebih baik. Ekonomi kian sulit, meski pemerintah menggembar-gemborkan pertumbuhan ekonomi yang katanya mencapai 6 persen dan terbaik di Asia.

Masyarakat merasakan sebaliknya. Akses terhadap kesehatan, pendidikan, hingga pekerjaan dengan upah yang layak masih sulit. Muncullah kemudian semacam frustrasi sosial yang muncul dalam gambar di bak truk bergambar Soeharto sambil tersenyum yang bertuliskan 'Isih penak zamanku tho le?' tulisan itu berarti 'masih enak zamanku kan nak?'

Melihat kondisi Indonesia saat ini, bekas Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad bahkan mengatakan Indonesia sangat membutuhkan sosok pemimpin seperti Pak Harto. Menurut dia, di era Soeharto , rakyat Indonesia lebih sejahtera.

Namun pernyataan itu langsung dimentahkan mantan aktivis 98, Ray Rangkuti. Menurutnya, justru saat memimpin, Soeharto hanya berorientasi pada bagaimana orang bisa kenyang, dengan makan dan minum alias urusan perut. Hal itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya sikap otoriter.

"Puncak peradaban manusia saat itu yang penting bisa makan dan minum. Kalau negara menyediakan itu, bagi Pak Harto itulah masyarakat yang sehat," ujar Ray saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (14/5).

Padahal, lanjut Ray, kesejahteraan yang demikian justru membuat rakyat tidak berkembang dan membuat sistem pemerintahan menjadi otoriter. "Karena saat itu tidak ada masyarakat yang bisa diajak berorganisasi, berekspresi dan juga mengeluarkan pendapat. Sekali berpendapat tahu-tahu hilang begitu saja tidak meninggalkan jejak," kata Ray.

"Jadi otak manusia saat itu tidak terpakai. Padahal sudah seyogyanya manusia diberikan akal untuk berpikir dan tidak juga selalu memikirkan urusan perut," ucapnya sinis.

Dia tak yakin sepenuhnya dengan ucapan segelintir orang yang menyebut masa Presiden Soeharto lebih enak dibandingkan saat ini. Penilaian yang demikian menurutnya hanya bualan belaka.

"Masyarakat yang seperti itu ialah mereka yang hanya membayangkan urusan perut bukan otak. Yang penting bisa makan dan minum. Nggak bisa diajak berdiskusi, mengeluarkan pendapat dan mengkritik. Mereka juga nggak merasakan dikejar-kejar polisi, rumahnya diintai, diikutin lalu diculik," tegas pria yang kini juga menjadi pengamat politik.

Ray juga tidak setuju dengan stigma yang mengatakan saat ini sedang terjadi krisis demokrasi yang kebablasan. Justru dia menilai itu bagian dari kebebasan berekspresi yang dulunya sulit untuk dilakukan.

"Kalau tolak ukurnya zaman Soeharto ya kebablasan. Tapi yang terjadi saat ini ialah kebebasan berekspresi yang sedang terkonstruksi. Sekarang masyarakat sedang naik kelas. Bayangkan selama 32 tahun kebebasan berekspresi kita dikekang, dan sekarang sedang pada tahap euforia mengeluarkan pendapat, mengkritisi dan berdiskusi," tandasnya.

Sementara pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya mengakui, saat ini secara politik memang masyarakat tidak cukup puas dengan masa reformasi, terutama pada periode 2009-2014. "Hal ini terjadi karena kondisi saat ini secara konstelasi politik sangat ekstrem, sehingga terkesan seperti ada wilayah tak bertuan. Dan harus kita akui, rezim Soeharto punya kelebihan, ekonomi makro dan stabilitas politik," ujar dia. | merdeka.com

Senin, 13 Mei 2013

Pengusaha Internet Jack Ma Dan Aktor Jet Li Mendirikan Sekolah Tai Chi

Pengusaha Internet Jack Ma Dan Aktor Jet Li Mendirikan Sekolah Tai Chi - Bintang film kung fu, Jet Li, bersama pengusaha intenet, Jack Ma, mendirikan sekolah tai chi untuk mempromosikan latihan kesehatan tradisional Cina itu.

Jack Ma merupakan pendiri situs jual beli internet terbesar di dunia, Alibaba, yang sudah menyatakan mundur dari perusahaan tersebut untuk memberi perhatian yang lebih besar kepada pendidikan dan lingkungan.

Dia merupakan pendukung tai chi yang setia dan sering merujuk latihan kesehatan itu dalam strategi bisnisnya maupun nilai budaya perusahaan.

Sementara nama Jet Li terangkat ke panggung internasional karena perannya dalam film kung fu dan film kolosal Cina, antara lain The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor.

Sekolah tai chi itu dibuka di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina timur dan akan mengajarkan tai chi serta seni bela diri di bawah arahan suhu terkenal, seperti tertulis dalam pernyataan pihak manajemen perusahaan Jack Ma.

Pendirian sekolah tersebut merupakan bagian dari pembangunan sebuah taman lingkungan, yang juga akan memiliki layanan komersial.

Jet Li dan Jack Ma saat ini sudah memiliki perusahaan patungan yang memberikan pelatihan tai chi kepada para karyawan perusahaan.

Alibaba didirikan oleh Ma pada tahun 1999 dan saat ini merupakan situs jual beli internet yang terbesar di dunia dengan pendapatan tahunan mencapai US$1,1 miliar.

Bulan Januari 2013 dia menyatakan akan mundur dari jabatan pimpinan puncak Alibaba namun diperkirakan masih akan tetap mempunyai pengaruh atas perusahaan tersebut. | memobee.com

Kamis, 09 Mei 2013

Aburizal Bakrie: "Lapindo Tidak Penting, Lebih Penting ISL"

Aburizal Bakrie: "Lapindo Tidak Penting, Lebih Penting ISL" - Aburizal Bakrie (Ical), Ketua Umum Partai Golkar menganggap kasus Lumpur Lapindo sebagai penghalangnya untuk maju sebagai calon presiden (capres) bagi Partai Golkar pada Pemilu 2014.

Namun, saat dimintai tanggapan terkait dengan hal itu, ia justru membandingkan kasus Lapindo dengan fenomena kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia (ISL).

Ical mengungkapkan hal tersebut setelah menyampaikan kuliah umum dalam kapasitas sebagai capres Partai Golkar di Hotel Four Season, Jakarta, Minggu 29 April 2013. Menurutnya, apabila ditanya soal Lapindo, dirinya ingin memberikan ilustrasi persepsi masyarakat yang aktif menyaksikan siaran langsung ISL di dua stasiun televisi swasta miliknya.

"Saat (tayangan live) ISL diacak oleh TVOne dan ANteve, marahnya luar biasa masyarakat," ujar Ical.

Lantas, Ical menindaklanjuti respons masyarakat tersebut. Dua direksi pengelola stasiun televisi swasta itu dipanggil Ical. Dia mempertanyakan seberapa besar keuntungan dari siaran yang diacak itu. "Ternyata, keuntungannya lebih kecil dari kemauan masyarakat," katanya.

Menurut dia, setelah siaran acak itu dibuka, ucapan terima kasih berdatangan. Namun, lanjut Ical, jika Lapindo diselesaikan, jumlah pihak yang menyatakan terima kasih lebih kecil.

"Jadi, Lapindo betul ada hal yang harus diselesaikan, tapi efeknya kecil. Lebih besar ISL," ujarnya dengan enteng.

Dirinya tidak merasa kuatir jika kasus Lapindo dimanfaatkan lawan politik untuk menjatuhkannya. Ia sangat percaya diri bahwa sudah sejak lama elektabilitasnya berada di atas.

"Saya punya survei, kan (posisi saya) di empat besar, kadang nomor tiga, kadang nomor satu. Sudah semifinal istilahnya," ujarnya.

Masalah lumpur Lapindo jika berdampak, tambah Ical, tentu akan memengaruhi survei elektabilitasnya. Dia mengatakan bahwa dirinya tetap optimistis dengan elektabilitas yang dimilikinya. "Kenyataannya tidak turun," tandasnya. | memobee.com

Kamis, 02 Mei 2013

Jokowi Akan Datangkan Band Metallica ke Jakarta

Jokowi Akan Datangkan Band Metallica ke Jakarta - Sosok Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi memang dikenal sebagai pribadi yang mampu bergaul dengan semua golongan. Bahkan sejak terpilih menjadi orang nomor satu di Ibukota, Jokowi tidak meninggalkan kepribadian lamanya sebagai penggemar musik metal.

Jokowi pun secara terang-terangan mengaku mengidolakan band-band beraliran cadas seperti Lamb of God, Napalm Death, Nazareth, Black Sabbath, Iron Maiden, dan tentu saja Metallica.

Jokowi Akan Datangkan Metallica ke Jakarta Untuk Metallica, Jokowi ternyata mengatakan telah mengundang band asal Amerika Serikat itu untuk tampil di Jakarta. Band kawakan ini rencananya akan menghibur warga Jakarta dan juga akan berkolaborasi dengan tarian Kecak dari Bali.

Dilansir dari Merdeka.com, rencana ini diawali dari Jonathan Liu, promotor yang berkunjung ke Amerika Serikat. Ia bertemu dengan bassis Metallica, Robert Trujillo. Saat itu juga Jonathan meminta dan mengundang Metallica untuk tampil di Jakarta. Setelah pulang kembali ke Jakarta, Jonathan menyampaikan rencana untuk mengundang Metallica kepada Jokowi.

?Kemudian Pak Jonathan pulang ke Indonesia dan menyampaikan ke saya. Saya setuju sekali. Dan langsung saya tawarkan untuk mainnya di Jakarta,? kata Jokowi, Rabu 1 Mei 2013.

Jokowi juga menawarkan tiga tempat untuk pergelaran konser tersebut yaitu di Monumen Nasional (Monas), Museum Fatahillah, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Jokowi berharap agar Metallica bersedia untuk tampil di salah satu dari ketiga tempat di atas.

Dan yang paling mengejutkan, Jokowi mendapat hadiah gitar bass dari Robert Trujillo beserta tanda tangan dan CD (compact disk) original mereka. Jokowi mengaku senang dengan kiriman tersebut.

?Saya dikirimin gitar bassnya Trujillo, lengkap dengan tanda tangan dan ada CDnya (compact disk). Gitarnya bagus banget. Agak berat, warnanya cokelat. Saya senang sekali,? kata Jokowi lagi. | ciricara.com

Sabtu, 27 April 2013

Inilah Bukti Foto Awan Berdoa di Atas Makam Uje Adalah Hoax

Inilah Bukti Foto Awan Berdoa di Atas Makam Uje Adalah Hoax - Foto penampakan orang berdoa yang terjadi pada saat pemakaman Ustad Jefri al Buchori alias Uje diklaim hoax.

Hanindita Setiadji, fotografer yang mengaku menjepret foto tersebut menyatakan dirinya mengambil gambar itu sendiri pada 8 Maret 2013. Saat dihubungi via telepon oleh Liputan6.com, dia mengungkapkan, foto itu diambilnya di atas area kolam renang di kawasan Citos (Cilandak Town Square), Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB.

Tata, begitu dirinya akrab disapa hanya tidak ingin terjadi pembohongan publik secara besar-besaran. Dalam akun jejaring sosialnya, Tata menuturkan keheranannya melihat foto yang sama beredar luas di beberapa media nasional.

Ia pun mengakui bahwa dirinya memang mengizinkan teman-teman yang minta izin untuk men-share postingan foto beserta caption-nya tersebut ke media sosial mereka.

Sebelumnya, Pipik Dian Irawati, istri Uje menunjukkan foto awan kepada juru warta ketika ditemui di kediamannya, kawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, Jumat malam.

?Dia orangnya baik. Saking baiknya dia, waktu habis pemakaman ada yang ambil foto awannya, bentuknya begini, orang sedang berdoa. Luar biasa, ini bukti bahwa suami saya nggak pernah pilih kasih, dia selalu mendoakan siapa pun yang ketemu sama dia,? kata Pipik.

Berikut Bukti Hoax Printscreen foto awan berdoa diatas makam Uje:

Senin, 22 April 2013

Cantiknya Istri Kelima Presiden Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno

Cantiknya Istri Kelima Presiden Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno - Sejarah Ibu Dewi Soekarno sendiri sangat amat menarik, lahir di Tokyo, Jepang, 6 Februari 1940 dengan nama Naoko Nemoto, lahir dari keluarga miskin, beliau berjuang keras untuk mewujudkan impiannya menjadi penyanyi atau artis, terlahir dengan kecantikan yang alami, beliau bisa mendapatkan tempat di dunia entertainment.

Ketika masih SMA, beliau sudah bekerja sendiri secara diam-diam, membanting tulang untuk memenuhi keinginannya. Uang yang didapat dari hasil kerjanya digunakan untuk membayar les menyanyi dan ballet.

Di tahun 1959, beliau berpartisipasi mengisi acara di hotel Imperial, Tokyo yang merupakan momen yang bakal merubah hidupnya. Ketika itu pemerintah Jepang sedang menyambut kehadiran Bapak Soekarno sebagai Presiden Pertama RI pasca kemerdekaan Indonesia.

Singkat cerita, beliau menikah dengan Bapak Soekarno sebagai istri ketiga pada tanggal 3 maret 1962 dan Bapak Soekarno memberi nama baru kepada beliau yaitu Ratna Sari Dewi Soekarno, ketika itu beliau masih berusia 19 tahun.

Sejak menikah dengan Bapak Soekarno, beliau menikmati ketenaran dan kehidupan yang sangat makmur dan posisi terhormat sebagai istri dari seorang Presiden Indonesia.

Dari salah satu artikel berbahasa mandarin, akibat dari pernikahan ini, hubungan Jepang dan Indonesia semakin membaik dengan banyaknya proyek-proyek besar yang diperoleh pemerintah Jepang di Indonesia dan Ibu Dewi Soekarno juga berperan aktif dalam melindungi aset-aset Jepang di Indonesia serta aktif membantu para tentara Jepang yang masih tertinggal di Indonesia.

Peningkatan hubungan ini juga membuat Jepang memberikan bea siswa kepada 500 orang Indonesia untuk belajar ke Jepang.

Pada masa-masa kejatuhan Bapak Soekarno tahun 1965, beliau terpaksa mengungsi keluar dari Indonesia dan ini permintaan Bapak Soekarno kepada beliau untuk segera meninggalkan Indonesia demi keamanan beliau beserta bayi yang di kandungnya, waktu itu Ibu Dewi sedang mengandung anak dari Bapak Soekarno.

Beliau pergi meninggalkan Jakarta dan terbang menuju Paris dan melahirkan anaknya disana yang diberi nama Kartika Sari Dewi Soekarno.

Pada tahun 1970, ketika beliau masih bermukim di Paris, beliau membaca berita mengenai situasi di Indonesia dan mendapatkan kabar bahwa Bapak Soekarno sedang sakit dan dirawat di rumah sakit.

Dengan tekad yang bulat, beliau memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk menjumpai suami tercintanya, walaupun situasi saat itu yang cukup membahayakan dan riskan bagi beliau, beliau tidak gentar dan bahkan rela mati demi melihat Bapak Soekarno.

Ketika itu beliau menghubungi seorang journalist asal Belanda untuk membantu kepulangan beliau ke Indonesia. Dalam perjalanan dari Paris ke Indonesia, sang pilot melihat Ibu Dewi didalam pesawat JAL dan menyarankan Ibu Dewi untuk membatalkan niatnya kembali ke Indonesia demi keselamatan dirinya.

Ketika transit di Singapore, dua orang pejabat Indonesia menghubungi Ibu Dewi untuk membatalkan niatnya kembali ke Indonesia demi keselamatan beliau.

Dengan segala usaha dan tekad yang bulat, akhirnya beliau sampai juga di Jakarta dan langsung menemui Bapak Soekarno yang sedang sekarat di rumah sakit. Kala itu Bapak Soekarno sudah tidak ingat siapapun mengingat kondisinya yang cukup parah.

Kecintaan Ibu Dewi Soekarno terhadap Bapak Soekarno memang sangat besar, beliau pernah mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menggantikan Bapak Soekarno di hatinya, bahkan beliau pernah mencoba untuk menikah kembali tapi gagal ditengah jalan karena beliau tidak bisa melupakan Bapak Soekarno.

Hebatnya, semua itu bukan karena posisi Bapak Soekarno kala itu, tapi beliau memang mengagumi Bapak Soekarno sebagai seorang suami dan beliau sangat dalam mencintai Bapak Soekarno. | uniqpost.com

Selasa, 16 April 2013

5 Catatan Jokowi dan Ahok Soal Ujian Nasional

5 Catatan Jokowi dan Ahok Soal Ujian Nasional - Saat ini, Ujian Nasional (UN) tahun 2013 tingkat SMA serentak digelar di Indonesia. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) beserta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menitipkan pesan untuk para pelajar yang tengah mengikuti UN.

Tak tanggung-tanggung, Jokowi dan Ahok pun memberikan wejangan kejujuran yang merupakan kunci kesuksesan bagi para pelajar peserta UN. Di bawah ini adalah 5 catatan Jokowi dan Ahok soal UN.

1. Tidak Pasang Target
Tahun ini, Jokowi tidak memasang target apa-apa untuk pelaksanaan UN. Bahkan, ia pun tak mempedulikan siswa-siswi tersebut lulus atau tidak, serta nilainya bagus atau tidak.

Bagi Jokowi, yang terpenting adalah memberi semangat kepada siswa-siswi peserta UN. ?Saya nggak target lulus,? ujar Jokowi saat ditemui di SMKN 27, Jalan Dr Soetomo, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2013).

2. Jujur Nomor Satu
Bagi Jokowi, berapa pun hasil UN para siswa-siswi bukan menjadi masalah. Ia lebih menekankan nilai-nilai kejujuran untuk siswa-siswi peserta UN. Menurut Jokowi, nilai kejujuran itu harus ditanamkan dan diterapkan para pelajar selama UN berlangsung.

?Mereka harus belajar tapi jangan diajak untuk melakukan sesutu yang tidak jujur. Nilainya berapa buat saya tidak ada masalah, tapi itu hasil dari sebuah proses yang jujur.? papar Jokowi.

3. Tidak Lulus UN, Siswa Jangan Disuntik
Jokowi mengimbau kepada sejumlah sekolah untuk melakukan pembinaan bagi siswa-siswi yang tidak lulus UN. Ia melarang adanya praktik manipulasi demi meraih status kelulusan.

?Nanti tugas sekolah injeksi agar tahun depannya lagi lulus. Jangan disuntik-suntik dengan sesuatu jika anak merasa ketidakjujuran di situ. Berikan contoh kejujuran pada anak-anak.? tandas Jokowi.

4. Nunggak Bayar, Boleh UN
Tak ubahnya dengan Jokowi, Ahok pun menginstruksikan kepada semua siswa-siswi di Indonesia untuk ikut ujian tanpa terkecuali. ?Harusnya semua bisa ikut ujian nasional.? ungkap Ahok

Ahok berharap, seluruh pelajar SMA dapat mengikuti UN hingga selesai. Ia menuturkan, siswa-siswi yang bermasalah dengan pembayaran iuran sekolah tetap diikutkan UN. ?Yang nunggak saja boleh ikut, semua harus ikut.? katanya

5. UN di Bui
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengatakan, pelajar yang tengah menjalani proses hukum di penjara juga bisa ikut UN. ?Kita instruksinya ikut ujian.? tutur Ahok

Bahkan, Ahok meminta agar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memfasilitasi para pelajar yang mengikuti UN. ?Itu berarti yang dilapas juga harus diikutkan.? ujarnya. | jadiberita.com

Senin, 15 April 2013

5 Temuan Thomas A. Edison yang Tidak Diungkap Pada Publik

5 Temuan Thomas A. Edison yang Tidak Diungkap Pada Publik - Thomas Alfa Edison: ?Saya sukses, karena saya telah kehabisan apa yang disebut kegagalan?. Thomas A. Edison: ?Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras?.

Berikut 5 Temuan Thomas Alfa Edison Yang Tidak Diungkapkan ke Publik:

1. Telepon khusus Arwah (1920)
Temuan ini adalah salah satu subyek yang masih terus diperdebatkan. Edison sempat memberitahukan kepada beberapa media tentang upayanya untuk menemukan cara untuk menelepon orang yang telah meninggal dunia. Pada 1921 ia mengklarifikasi hal itu dengan mengatakan kepada New York Times, bahwa penemuannya itu bisa mendeteksi unit kehidupan yang di antara yang mati. Namun, banyak yang mengatakan bahwa Edison gagal total dalam upayanya kali ini. Bila alat ini sudah berhasil ditemukan, mungkin saja yang akan ditelepon paling dulu adalah arwah Edison sendiri.

2. Baterai Mobil Listrik (1880)
Saat Edison memperkenalkan baterai nikel-besi, ia kemudian memimpikan untuk membuat mobil listrik. Beberapa pembuat mobil seperti Detroit Electric dan Baker Electric, kemudian mengadopsi teknologi yang diperkenalkan Edison itu. Namun, belakangan dalam sebuah pesta makan malam, Henry Ford memberikan sebuah catatan kecil kepada Edison berbunyi ?Mobil listrik telah mati.? Setelah itu, perkataan itu terbukti kebenarannya. Mimpi Edison tak pernah kesampaian.

3. Mesin Bersuara (1868)
Jauh sebelum Amerika menggunakan mesin diebold untuk penghitungan suara, Edison sudah menawarkan alat hasil temuannya bernama Vote Recorder. Alat ini menghitung suara dengan model pertanyaan Ya atau Tidak. Sayangnya, mesin penghitung suara ini memiliki waktu proses yang lambat. Sampai-sampai salah seorang Ketua Komite Kongres berkata, ?Bila ada sebuah penemuan di bumi ini yang tidak kita inginkan, mesin inilah dia,? katanya.

4. Boneka Bersuara (1877)
Tak hanya menemukan fonograf, Edison juga membesut sebuah versi miniatur dari pemutar musik itu, yang kemudian ditempatkan di dalam sebuah boneka. Fonograf itu kemudian bisa memainkan rekaman sajak untuk anak-anak, sehingga boneka itu seolah-olah berbicara.

5. Film Frankenstein (1910)
Pada 1891 Edison mematenkan kamera film pertama yang dinamakan Kinematograph. Pada 1910, perusahaannya, Edison Manufacturing Company Studio, membuat film Frankenstein , sebuah film yang ia adaptasi dari novel horor klasik karya Mary Shelley. | beritaunik.net

Minggu, 14 April 2013

Biografi Bob Sadino - Pengusaha Sukses Yang Nyentrik Asal Indonesia

Biografi Bob Sadino - Pengusaha Sukses Yang Nyentrik Asal Indonesia - Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfooddan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, temannya menyarankan Bob Sadino memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.

Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.

Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.

Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. ?Yang paling penting tindakan,? kata Bob.

Keberhasilan Bob Sadino tidak terlepas dari ketidaktahuannya
sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.

Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.

Anak Guru
Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.

Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.

Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ?Hati saya ikut hancur,? kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ?Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.?

Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ?warung? shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.

?Saya hidup dari fantasi,? kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ?Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,? kata Bob.

Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.

Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.
Profil dan Biodata Bob Sadino
Nama : Bob Sadino.
Lahir : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933.
Agama : Islam.
Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947).
-SMP, Jakarta (1950).
-SMA, Jakarta (1953).
Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955).
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967).
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang).
-Dirut PT Boga Catur Rata.
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham).
-PT Kem Farms (kebun sayur).

Alamat Rumah: Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 793981.
Alamat Kantor : Kem Chicks Jalan Bangka Raya 86, Jakarta Selatan Telp: 793618.

Sabtu, 13 April 2013

Tweet Pertama Presiden SBY Bikin Heboh Pengguna Twitter

Tweet Pertama Presiden SBY Bikin Heboh Pengguna Twitter - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya memutuskan untuk memiliki akun twitter pribadi dengan nama @SBYudhoyono. Beberapa saat yang lalu, Presiden SBY mengawali tweet dengan menyapa masyarakat indonesia.

Menurut pihak Istana, akun ini adalah akun pribadi milik SBY namun dikelola oleh tim tersendiri agar dapat menanggapi keluhan dan kritik warga. Tetapi presiden SBY tetap ba mengeluarkan twit sendiri jika ada informasi yang ingin disampaikan pada publik.

Dengan diluncurkannya akun twitter ini Presiden berharap dapat memperluas jangkauan komunikasi publiknya dalam sisa masa pemerintahannya.

Daniel menjelaskan bahwa Pendekatan ini memang merupakan bagian dari tujuannya agar Presiden dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan politiknya dalam menavigasi pemerintahannya.
Akun ini memang benar adanya sudah terdaftar di twitter, namun belum ada twit yang berkicau dari akun tersebut. Sampai berita ini diturunkan, jumlah pengikut (Followers) akun tersebut sudah mencapai 176.997.

Beberapa akun twitter tokoh dan pelayanan publik pun membuat kuis untuk menebak apa twit pertama akun resmi presiden tersebut. Bahkan ada beberapa tokoh yang langsung melancarkan kritik kritik untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut.
?Menerima kritik tajam dari followers adalah bagian dari upaya memelihara koneksi itu. Presiden menerima semua konsekuensi itu, termasuk yang terburuk dari semuanya, yaitu ia harus melayani ocehan dan celotehan, dari yang lucu, tetapi kurang relevan hingga sinisme yang ekstrem,? tambah Daniel.
Sebelumnya, pemerintah menggunakan akun twitter @IstanaRakyat untuk berkomunikasi dengan masyarakat melalui jejaring sosial Twitter. | uniqpost.com

Kamis, 11 April 2013

Bung Karno Ditodong Oleh 3 Jenderal Di Istana Bogor Untuk Tandatangani Supersemar

Soekardjo Wilardjito
Bung Karno Ditodong Oleh 3 Jenderal Di Istana Bogor Untuk Tandatangani Supersemar - Banyak versi seputar pembuatan Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), namun yang paling mengejutkan adalah kesaksian Soekardjo Wilardjto yang mengatakan bahwa terjadi penodongan terhadap Bung Karno di Istana Bogor oleh 4 orang Jenderal. Wilardjito saat itu bertugas di Istana Bogor sebagai salah satu pengawal Presiden (Tjakrabirawa). Ia sangat dekat dengan Bung Karno.

Pelajaran Sejarah di sekolah pada zaman Orde Baru mengatakan bahwa ada 3 Jenderal yang menghadap Bung Karno untuk mengantarkan Supersemar kepada Mayjen Soeharto, namun kesaksian Wilardjito mengatakan bahwa ada 4 Jenderal yaitu Mayjen Basuki Rahmat, Mayjen Maraden Panggabean, Brigjen Amir Machmud dan Brigjen M. Yusuf. Mereka datang ke Istana Bogor pada 11 Maret 1966 dinihari dan pada 11 Maret 1966 petang hari.

Berikut kesaksiannya:
Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari tanggal 11 Maret 1966, ada 4 orang Jenderal (yang telah disebut diatas) datang ke Istana Bogor untuk bertemu Presiden Soekarno. Saat itu, Presiden Soekarno hampir tidur. Karena saat itu Wilardjito sedang bertugas, ia mengetuk pintu kamar Presiden Soekarno dan memberitahu ada tamu datang.
?Paduka, ada tamu,?. Jawab Presiden, ?Siapa??
?Basuki Rachmat, Amir Machmud, M. Yusuf dan Jenderal Panggabean."
?Ada apa??
?Saya tidak tahu, Paduka."
Setelah mendengar laporan itu, kata Wilardjito, Presiden Soekarno langsung keluar kamar memakai piyama menuju ruang tamu. Wilardjito mengikuti Presiden dari belakang. Kepada 4 jenderal tersebut Presiden bertanya, ?Ada apa datang malam-malam??

?Ini mohon ditandatangani karena situasi sudah genting,? kata M. Yusuf sembari menyodorkan stopmap berwarna pink. Bersamaan dengan itu, Basuki Rachmat dan M. Panggabean mencabut pistol dari pinggangnya dan menodongkannya kepada Presiden Soekarno. Melihat itu, Wilardjito juga langsung mencabut pistolnya karena keselamatan Presiden sedang terancam. Keselamatan Presiden adalah tanggung jawabnya.

Melihat situasi ini, Presiden melarang Wilardjito dan mengatakan, ?Jangan, jangan!.?. Ketika stopmap warna pink itu dibuka dan dibaca oleh Presiden, beliau kaget. ?Ini diktumnya kok diktum militer? Bukan diktum Kepresidenan??. Dengan bernada memaksa, Amir Machmud mengatakan, ?Untuk mengubah, waktunya sudah sempit?.

?Ya sudah kalau saya memang harus menyerahkan kepada Harto. Tapi kalau situasinya sudah baik, mandat ini kembali kepada saya,? kata Presiden Soekarno. Saat itulah Supersemar ditandatangani oleh Presiden Soekarno.


Pada petang harinya sekitar pukul 16.30, para Jenderal utusan Soeharto datang lagi, namun mereka hanya datang bertiga tanpa M. Panggabean. Tujuan kedatangan mereka kali ini adalah untuk meminta surat perintah untuk keamanan dan ketertiban masyarakat bagi Jenderal Soeharto, tetapi yang berdiktum kepresidenan, bukan berdiktum militer. Dan akhirnya setelah berjam-jam, dicapailah sebuah kesepakatan yang kemudian ditandatangi oleh Presiden Soekarno.

Naskah Supersemar inilah yang kata Wilardjito yang kemudian dipalsukan. Dan saat itu ia merasakan suatu firasat yang tidak enak, terlebih lagi saat Presiden Soekarno berkata kepadanya, ?Mungkin aku akan meninggalkan istana, hati-hatilah engkau.?

Itulah kata-kata terakhir Presiden Soekarno kepadanya. Wilardjito menganggukkan kepala untuk menghormat sekaligus kagum kepada Presiden Soekarno. Ia tidak ragu lagi bahwa kejadian yang diawali dengan cara penodongan kepada Presiden ini, Soeharto akan menyelewengkan surat mandat itu.
?Pada malam tanggal 13 Maret 1966, para petugas Istana ditangkapi, bahkan sampai ajudan pribadi Kolonel Maulwi Saelan dan Brigjen Sabur (Komandan Pasukan Tjakrabirawa). Lalu Supersemar disidangkan di MPRS. Soekarno lengser dan Soeharto diangkat sebagai pejabat Presiden. Soekarno diasingkan ke Wisma Yaso (sekarang Museum Satria Mandala), tidak boleh baca koran, dilarang menonton televisi dan dilarang mendengarkan radio.?
Penyelewengan dan kesewenang-wenangan yang dicurigai oleh Wilardjito ternyata bukan omong kosong. Terbukti, setelah Soeharto dengan leluasa menyelewengkan Supersemar, ia dan keluarganya ditangkap. Semua orang yang dekat dengan Presiden Soekarno ditangkapi dan disingkirkan.

Tentang kenyataan pahit yang menimpanya ini, Wilardjito menulis:
?Sungguh brutal dan sewenang-wenang sekali, tanpa prosedur hukum. Setiap orang yang ditangkap ditodong oleh dua regu, diperintahkan supaya angkat tangan. Tanpa surat perintah penangkapan dan kami dinaikkan truk dan dibawa ke RTM (Rumah Tahanan Militer). Bahkan, bukan hanya surat penangkapan tidak ada, surat penahananya pun tidak pernah diberikan. Bukan itu saja kesewenang-wenangannya, beberapa dipindahkan ke tempat tahanan lain, tidak pernah diberikat surat pemberitahuan, baik kepadaku maupun kepada keluarga saya. Bahkan, semua hak-hak saya dihentikan begitu saja tanpa surat keputusan apapun. Bahkan, hak milik dan data-dta kami dirampas. Sengaja saya katakan dirampas karena saya tidak pernah diberikan surat tanda sita rumah pribadi, sebab dulu saya bayar harganya, dirampas beserta sertifikatnya.?
Suatu sejarah yang tidak pernah diketahui sebelumnya, sebab Supersemar yang asli tidak diketahui keberadaannya. Dan sayang sekali, Soekardjo Wilardjito belum lama ini wafat pada 5 Maret 2013 di Yogyakarta. | memobee.com

Sumber:
1. ?Pistol Untuk Supersemar? (Media Indonesia, 30 Agustus 1998).
2. ?Soekardjo Wilardjto, Mereka Menodong Bung Karno: Kesaksian Seorang Pengawal Presiden (Galang Press, Yogyakarta, 2009).

Selasa, 09 April 2013

Foto: Pak Mujirun, Desainer Uang Kertas Indonesia

Foto: Pak Mujirun, Desainer Uang Kertas Indonesia - Ada banyak sekali karya seni atau desain di sekitar kita, tapi kita cenderung tidak memperhatikan atau mengabaikan.

Salah satu contohnya adalah uang. Walaupun setiap harinya kita bertemu dan memegang uang untuk berbelanja, pernahkah kita memperhatikan nilai seni dari goresan gambar pada uang tersebut?

Gambar uang kertas memang seringkali terabaikan, mungkin karena banyak yang berfikir gambar tersebut dihasilkan oleh mesin. Bila kita melihat sekilas, mungkin gambar-gambar pada uang kertas terlihat biasa. Namun. cobalah ambil lembaran uang anda, dan lihatlah menggunakan kaca pembesar.

Gambar tersebut akan terlihat lebih detail dan sangat rumit. Ternyata, semua itu hasil karya tangan manusia, bukan mesin apalagi komputer. Salah satu penggambar uang kertas adalah Bapak Mujirun.

Saat Pekan Produk Kreatif Indonesia 2012, The Motzter berhasil menemui Pak Mujirun, pelukis dengan teknik pena yang pernah melukis 13 uang kertas Indonesia.

Pria kelahiran 26 November 1958 ini menggunakan pisau baja dan alat pembesar untuk gambar-gambar di uang kertas, sedangkan untuk ukuran besar beliau biasa menggunakan pena Rotring. Mengenai waktu pengerjaan, untuk uang beliau menghabiskan waktu hingga 3-4 bulan sedangkan untuk ukuran besar adalah 3-4 minggu.

Sebagai perbandingan, silahkan perbesar uang pecahan 50000 cetakan 2009 dan 2012 anda. Cetakan 2009 adalah karya milik Pak Mujirun, namun di tahun 2012 ini beliau sudah pension sehingga bukan beliau yang membuatnya. | motzter.com

5 Tokoh Yang Menuntut Aksi Kopassus di Hukum Setimpal

5 Tokoh Yang Menuntut Aksi Kopassus di Hukum Setimpal - 11 Anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartasura, menjadi dalang penyerbuan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Dengan alasan dendam, para pasukan elite angkatan darat itu menghabisi empat tahanan.

Tindakan main hakim sendiri tentu tidak bisa ditoleransi, sekali pun dengan alasan jiwa Korsa. Kini, 11 tentara itu sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dan sudah seharusnya mereka mendapat hukuman berat.

Sebagian kalangan ada yang mengapresiasi para pelaku yang akhirnya mengakui perbuatannya. Tetapi, ada juga yang mengecam. Bahkan, mendorong agar 11 tentara itu diadili di peradilan umum, karena diduga pembunuhan dilakukan berencana.

Berikut lima orang yang mengecam tindakan bengis anggota korps baret merah, di kutip dari Merdeka:

1. Trimedya Panjaitan
Pembunuhan tahanan di lembaga pemasyarakat Cebongan, Yogyakarta sudah terungkap. Pelaku yang merupakan prajurit Kopassus itu, kini tinggal menunggu proses peradilan.

Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan berpendapat, tempat yang tepat untuk mengadili prajurit kopassus tersebut adalah pengadilan sipil atau pengadilan umum.

"Memang paling ideal adalah pengadilan sipil. Karena korban dan tempat kejadian di sipil, walaupun pelakunya militer. Jadi paling tepat adalah pengadilan sipil atau pengadilan umum," tegas Trimedya di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (6/4).

Menurutnya, sampai saat ini masih ada krisis kepercayaan jika dilakukan di pengadilan militer. Jika terpaksa dilakukan di pengadilan militer maka harus dikawal dan harus transparan.

"Jika di pengadilan umum, maka pembunuhan itu terkena pasal 340 dan hukumannya bisa mati. Karena direncanakan dengan sistematis," tandasnya.

2. Tubagus Hasanuddin
Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan Tubagus Hasanuddin mengkritik? alasan jiwa korsa yang menjadi motif penyerangan yang dilakukan 11 anggota Kopassus terhadap 4 tahanan di Lapas Cebongan, Sleman.

Mantan Sekretaris Militer era Presiden Megawati itu menilai dalam peperangan semangat itu memang sangat diutamakan. Tetapi jiwa korsa tak harus membabi buta merugikan kesatuannya dan juga masyarakat.

"Tapi jiwa korsa akan menjadi tercela ketika ditempatkan pada situasi yang salah. Untuk itulah biasanya, di samping dipupuk jiwa korsanya, juga harus dipupuk disiplinnya. Disiplin adalah sikap taat dan tunduk pada aturan yang berlaku," tegas Hasanuddin.

3. Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto
Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto menganggap jiwa korsa yang ditanamkan seorang militer adalah sebuah keniscayaan. Namun hal itu bukanlah dilakukan untuk melanggar hukum, melainkan untuk memenangkan pertempuran.

"Jiwa korsa adalah keniscayaan suatu unit. Tapi dalam peristiwa itu jiwa korsa yang tidak diarahkan tentu melanggar hukum," katanya.

Endriartono mengaku TNI selalu mengarahkan jiwa korsa yang positif terhadap prajurit. Misal saat salah satu anggota melanggar lalu lintas dan ditilang polisi kemudian malah diserang serta ditabokin. "Maka itu jiwa korsa yang negatif," katanya.

4. Denny Indrayana
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana meminta semua pihak terus mengawal kasus penyerbuan Lapas Cebongan. Hal itu perlu dilakukan agar pelakunya mendapatkan hukuman setimpal.

"Kami juga harus mengawal kasus ini, agar pelaku mendapat keadilan, dan pelakunya mendapat hukuman setimpal. Agar proses sampai pengadilan dan mendapatkan rasa keadilan," kata Denny.

5. Fadli Zon
Pelaku penyerangan di Lapas Cebongan sudah terungkap. Pelakunya adalah 11 anggota TNI AD dari Grup 2 Kopassus Kartosuro. Aksi main hakim sendiri itu tentu membuat sejarah kelam TNI di republik ini.

"Hal ini menambah catatan hitam sejarah kekerasan yang terjadi di tanah air. Di tengah kepercayaan publik pada instansi negara yang tengah menurun," kata Fadli Zon, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

Untuk menghindari hal itu, Fadli mengatakan, hukum harus ditegakkan sesuai aturan yang berlaku. Agar cara main hakim seperti ini tak terulang lagi di masa depan. Para pelaku yang terlibat harus mempertanggungjawabkan kejahatan yang telah diperbuat. | lihat.co.id

Senin, 08 April 2013

Inilah 5 Tokoh Yang Menipu Dalam Sejarah Dunia

Inilah 5 Tokoh Yang Menipu Dalam Sejarah Dunia - Kematian tokoh dan sosok yang dikenal orang banyak adalah sebuah kehilangan, terlebih sosok tersebut menghilang, tewas, secara misterius.

Namun dibalik peristiwa tersebut, memberikan kesempatan terhadap mereka  yang terobsesi untuk menjadi sosok tokoh, seperti yang tercatat dalam daftar berikut:

1. Grigory Otrpyev
Ia adalah seorang penipu nomor satu yang tercatat dalam sejarah, bagaimana tidak ia mengaku sebagai anak bungsu dari Ivan IV Vasilyevich, Dimitriy Ioannovich, selama 21 Juli 1605 hingga kematiannya pada 17 Mei 1606.

Namun kemudian publik lebih percaya bahwa Dimitriy sebenarnya telah terbunuh di Kota Uglich, dan Dimitriy palsu ini bernama Grigory Otrpyev. Penipu ini mengaku bahwa ibunya adalah istri dari Tsar Ivan, telah mengantisipasi pembunuhan tersebut dan mengirimnya ke sebuah kuil untuk bersembunyi.

Sejumlah orang Rusia yang mengenal Tsar Ivan kemudian mengklaim bahwa memang Dimitriy muda menyerupai  tsaveris muda. Dimitriy digambarkan memiliki kemampuan aristokrasi pada umumnya, berkuda, berilmu pengetahuan dan berbicara baik bahasa Rusia maupun Polandia. Sejumlah pengikutnya adalah orang-orang terhormat mereka mendukung untuk melawan Tsar Gugonov.

Ketika Tsar Gugonov mati mendadak, pasukan Rusia berpihak kepadanya (Dimitriy), pada 1 Juni, pengikutnya memenjarakan raja yang baru dimahkotai, Feodor II dan ibu yang kemudian mereka dibunuh. Grigory kemudian mengangkan dirinya menjadi Tsar. Namun dikarenakan beredar rumor bahwa Grigory akan merubah Rusia menjadi sebuah negara katolik, ia pun mati ditembak mati.

2. Claude des Armoises
Beberapa penipu mengaku menjadi Joan of Arc, setelah kematiannya pada tahun 1431. Salah satu yang cukup sukses adalah Claude des Armoises, yang merupakan istri dari seorang ksatria, Robert des Armoises. Pada tahun 1436 ia mengklaim dirinya sebagai Jean of Arc,  terlebih didukung oleh saudara-saudaranya Joan.

Dia melakukan sebuah sandiwara  dan memerankan Joan hingga tahun 1436, mendapatkan berbagai hadiah dan subsidi. Sebuah catatan sejarah menyatakan, ?di tahun ini telah datang seorang  perempuan muda, ia gadis dari Prancis, dan memainkan peranannya dengan baik sehingga banyak orang tertipu olehnya, khususnya para bangsawan? beberapa penulis modern mengulas kembali teks ini, dan menyatakan bahwa ada seseorang yang menggantikan Joan of Arc saat ia dieksekusi. Namun perkiraan ini sangat dangkal, dengan dinulifikasikan para saksi yang menghadiri eksekusi Joan of Arc.

3. Pseudo-Nero (Nero Palsu)
Setelah sang Kaisar Nero melakukan bunuh diri di sebuah desa para budak di Pahon, pada Juni 68 M. Setelah peristiwa tersebut banyak bermunculan Nero-nero palsu antara musim gugur tahun 69 M hingga pemerintahan Kaisar Domitian. Nero palsu yang pertama muncul di musim gugur atau di awal musim dingin tahun 69 M, Provinsi Achaia, sekarang dikenal dengan Yunani.

Nero memang beberapa kali pernah mengunjungi Yunani pada  (66-67M) untuk berpartisioasi dalam sebuah acara permainan Panhellenik, dan inilah yang mungkin dijadikan sebagai  bukti yang memperkuat penipuannya. Dan bahkan menurut peneliti sejarah penipu tersebut adalah seorang budak dari kota Pontus, ataupun budak dari Itali. Tidak banyak yang bisa diketahui sejarah hidup Nero palsu ini, dan hanya menyatakan bahwa Nero palsu mendekatinya bersama pasukan pembelotnya. Lalu mereka pergi ke laut, tempat ia memyatakan dirinya sebagai seorang Nero. Namun ia akhirnya ditangkap dan dipenggal.

4. Margaret Palsu
Margaret Palsu (1260-1301), seorag perempuan berkebangsaan Norwegia yang menyerupai Margaret, Gadis dari Norway. Margaret yang sebenarnya meninggal 1290, di Orkney, dan sang ayang Raja Eirik II dari Norwegia meninggal di tahun 1299,  yang dilakukan oleh adiknya sendiri, Hakon V. pada saat yang bersamaan datanglah seorang perempuan di Bergen, Norway, turun dari kapal yang berlayar dari L?beck, Jerman.

Ia mengklaim dirinya sebagai Margaret, dan menyangkal segala sangkaan publik terhadap kematiannya.  Ia menyatakan bahwa dirinya tidak mati di Orkney, namun dikirimkan ke Jerman, tempat ia menikah. Beberapa orang di Kota dan termasuk agamawan mendukung pengakuannya, walaupun Raja Eirik mengidentifikasi mayat putrinya, dan walaupun perempuan tersebut nampak seperti berusia 40 tahun, padahal Margaret yang sebenarnya akan berusia 17 tahun. Margaret palsu serta suaminya kemudian terbukti melakukan sebuah penipuan,  sebagai sang suami dipengggal dan Margaret palsu dibakar.

5. Raictor
Raictor  adalah pendeta Ortodoks Timur yang berpura-pura sebagai Kaisar Michael VII, dari Kekaisaran Byzantin, dan berpartisipasi dalam misi Normandia yang dipimpin oleh Robert Guiscard untuk menghancurkan Kekaisaran Byzantin, yang saat itu dalam keadaan kacau.

Alexios I Komenos dijatuhkan oleh Nikephoros III Botaneiates dan juga diserang oleh sebuah invasi bangsa Balkan pimpinan Robert Guiscard, Duke of Apulia. Guiscard memanfaatkan kejatuhan Michael VII oleh Nikephoros III pada tahun 1078.

Guiscard pun mengetahui bahwa Raictor bukanlah siapa-siapa, sehingga ia memanfaatkannya. Namun ketika Robert Guiscard merasa cukup puas atas apa yang didapatnya, Raictor pun disingkirkan secara perlahan-lahan.

Farhat Abbas: Jangan-Jangan Jokowi Berguru Kepada Eyang Subur

Farhat Abbas: Jangan-Jangan Jokowi Berguru Kepada Eyang Subur - Perseteruan Eyang Subur dan Adi Bing Slamet belum menemui titik terang. Permasalahan ini justru semakin melebar dengan bertambahnya saksi-saksi yang mengaku sebagai korban Eyang Subur. Jika sebelumnya Farhat Abbas mengatakan sempat menutupi aib Subur, ia punya saran agar masalah ini cepat kelar.

Menurut Farhat Abbas, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama musti turun tangan ikut menyelesaikan kasus tersebut.

"Seharusnya mereka tangani kasus ini. Jangan-jangan Jokowi dan Ahok berguru sama Eyang Subur atau punya eyang-eyang yang lainnya. Kalau saya mah sama Yang Maha Kuasa saja, bukan sama eyang," ujar Farhat Abbas kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (8/4/2013).

Pria yang mengaku berprofesi sebagai pengacara, pebisnis dan pengarang lagu ini prihatin dengan kasus tersebut. Menurutnya, sebagai pemimpin yang baik dan bijak, Jokowi dan wakilnya harus bisa mengatasi persoalan ini.

Hmm.. Nampaknya, Farhat tak gentar dan nggak kapok memberikan komentar pedas nan nyeleneh. Kamis (4/4/2013) lalu, ia diperiksa Polda Metro Jaya akibat ucapan rasis yang diduga ditujukan kepada Wakil Gubernur Jakarta, Ahok.

Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Anton Medan yang juga mengaku merasa tersinggung dengan pernyataannya itu. | liputan6.com